obsesiku untuk membuat kamus bahsa madura kasar, halus dan paregen saat ini sedang bergejolak. apalagi saat mendengar kabar kalau artikel tentang kamus madura menjadi top rating. puh… seneng banget. emang dari dulu q jika membuat sebuah paper selalu ingin sempurna (ya… meskipun tidak begitu sempurna seh). akhirnya aku memutuskan untuk pulang kampungtepatnya ke kwanyar bangkalan sana. demi menemui guruku yang nagajar bahasa daerah waktu di MTS dulu. akhirnya aku belajar lagi tentang tata tudan bahsa daerah madura yang sebenarnya. ternyata ya ampuuuun sulit banget, menurutku lebih selit dari pelajaran bahasa jerman. natah kenapa kok aku bilang spt itu.