cLiputan6.com, London: Para peneliti astronomi baru-baru ini menemukan meteor unik di sebuah gurun di Australia Barat. Para ilmuwan yang berasal dari Department of Earth Science and Engineering at Imperial College London yang berhasil menemukan meteorit tersebut juga berhasil mengetahui dari mana benda langit itu berasal.

Benda langit ini dianggap unik lantaran beberapa hal. Salah satunya adalah cara ilmuwan menemukan benda tersebut. Para ilmuwan menggunakan jaringan kamera yang telah dibangun sejak tahun 2006. Cara ini adalah yang pertama dalam menemukan meteor yang hanya seukuran bola kecil.

Biasanya para ilmuwan akan mengalami kesulitan untuk mengamati dan menemukan benda langit tersebut. Selain itu meteor tersebut juga memiliki orbit yang tak biasa. Setelah terlepas dari sabuk asteroid utama bagian dalam antara Jupiter dan Mars, meter itu kemudian mengelilingi matahari, hal yang mirip dilakukan bumi.

Komposisi meteor juga unik karena terdiri dari batuan basalt yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Unsur bebatuan ini makin mengukuhkan teori tentang bagaimana teori pembentukan asteroid.

Para ilmuwan menyambut penemuan in dengan senang. “Ini sesuatu yang luar biasa dapat menemukan asal meteor tersebut. Penemuan ini akan menjadi petunjuk bagaimana sistem tata surya terbentu”, ujar Phil Bland yang menjadi pemimpin penemuan tersebut seperti dikutip Sciencedaily.(AND)